Friday, January 9, 2009

Kenangan Demi Kenangan

Kenangan demi kenangan,
Mengigatkan ku kepada mu,
Mengimbau kembali nostalgia lalu,
Kenangan bersamamu hanyalah sementara,
Tidak ku duga kegembiraan ku hanyalah seketika,
Tidak sanggup ku menahan derita ini,
Hati ku resah mendengar jawapan mu,
Sehinggakan aku terpaku seketika

Perasaan ku sedih bingkas menangis,
Sekian lama ku menunggu jawapan darimu,
Yang bisa mengubat hatiku

Namun,
Hakikatnya tidak ku duga,
Angan-angan ku kian jauh,
Punah harapanku untuk mendapatkanmu,
Apa yang ku impikan,
Setelah lama menahan derita,
Segalanya punah

Hatiku hancur berderai,
Deruman jantungku terberhenti seketika,
Apabila memikirkanmu,
Tidak ku sangka akan berlaku sebegini

Oh pilunya hatiku,
Perasaan ku kian luluh,
Kian menghakis,
Kian hancur untuk bercinta lagi

Namun,
Ku tetap menunggu jawapan darimu,
Untuk menguatkan kembali harapanku,
Hasratku agar perasaan ku tidak ditolak,
Dengan hati yang suci ini,
Ku berdoa akan diberikan cinta yang ikhlas dan tulus suci,
Dari seseorang yang benar-benar ikhlas bersamaku
Hanya doa yang dapat ku utuskan,
Kepada insan yang punah kan perasaanku

Betul kata orang,
Hati dan perasaan tidak boleh dipaksa,
Ku harap agar insan tersebut,
Akan berbahagia dan dapat menghadapi cabaran yang bakal ditempuhinya

Created MJ

3 comments:

  1. kepada sape la anda tujukan karya ni..
    sungguh touching
    :(

    ReplyDelete
  2. hahahha...nie ilham sndri2....huhuuhu...x de bersankut kaut ngan cecape...huhuuh

    ReplyDelete